Skip to main content

My Pumping Room

My Pumping Room, its much easier if we called it " pojok asi"... berasa di puskesmas ya..Tapi memang lebih tepat, disebut pojok kok, karena memang posisinya tepat di pojokan ruangan 613.

Jadi di balik bilik meja kerja saya ada tiang besar, yang awalnya membuat saya agak bete waktu mendapat tempat di bagian pojok dengan sebuah tiang besar yang sangat mengganggu dan jauh dari estetika ruangan yang indah dan nyaman ditempati, memakan banyak ruang yang seharusnya membuat bilik kerjaku menjadi agak lega...


Tapi ternyata, pada akhirnya tiang besar yang kemudian menyisakan sebuah ruang kecil, pojok yang tidak bisa digunakan apapun, bahkan untuk menyimpan lemari atau rak buku sekalipun, kurang dari 1m x 1 m... bahkan untuk ruang shalat pribadipun tidak memadai..

Ruang yang awalnya useless ini, ternyata menjadi sangat berguna di kemudian hari saat sy membutuhkan ruang untuk memompa ASI, . karena satu2nya tempat yang memungkinkan adalah di Mushalla.

Alhamdulillah mushalla di lantai kami dan di gedung ini secara keseluruhan memisahkan ruang untuk pria dan wanita, sehingga sebagian besar ibu menyusui menggunakan mushalla sebagai tempat memompa....hmmm much better than in toilet toch,.


Duuh, miris deh, klo inget soal ini... Seandainya semua pemegang kebijakan menyadari dan mengetahui betapa pentingnya ASI seorang ibu bagi anak2nya, bagi masa depan bangsa dan negara, seharusnya disediakan tempat yang proper dan nyaman... Pun alhamdulillah, menyusul diundangkannya UU tentang Kesehatan, sudah ada PP No. 33 Tahun 2012 mengenai Pemberian ASI Eksklusif yang disahkan pada 1 Maret 2012. .. yang mewajibkan disediakannya tempat menyusui dan memompa ASI bagi Ibu-ibu bangsa...dalam BAB V Pasal 30, disebutkan bahwa pengurus tempat kerja dan penyelenggara tempat sarana umum harus menyediakan fasilitas khusus, sarana itu diberikan untuk ibu menyusui anaknya dan/atau untuk memerah ASI, sesuai dengan kondisi kemampuan perusahaan.

Comments

Popular posts from this blog

Melangitkan Sebuah Rindu Tuk Jadi Tamu di RumahMu

Duh semoga judulnya gak berasa lebay yaa. Tapi mengunjungi Baitullah merupakan satu rindu yang tidak hanya jadi mimpi di kala tidur buat saya. Mendengar orang bercerita tentangnya sering membuat hati saya bergemuruh. Melihatnya di televisi, di timeline medsos, di broadcast wa, atau bahkan jika tanpa sengaja melihatnya sekalipun sering membuat mata saya berkaca, tak jarang lalu ada yang mengalir di sudutnya. Pun ada yang menyentak-nyentak di balik dada. Saya merasakannya sebagai sebuah rindu.

Waspada Bahaya Racun Tomcat! Kenali dan Atasi Dengan Tepat!

Tomcat, keren sebutannya namun sayangnya efek dari racun yang berasal dari cairan tubuhnya baik melalui gigitan atau keluar dari tubuhnya karena dipencet atau terpencet ternyata sangat berbahaya bagi kulit. Sebuah sumber menyebutnya racun cairan Tomcat lima kali lebih kuat dari pada bisa Kobra. Bukan efek mematikan karena masuk dalam peredaran darah tetapi efeknya jika terkena kulit. Memang racun tomcat hanya menyerang kulit. Racun tersebut tidak mematikan walaupun sangat menyakitkan karena zat yang terkandung dalam cairan tomcat  yaitu paederin apabila terkena kulit kita akan menimbulkan gatal atau efek terbakar. 

FOCA Sachima: Cemilan Praktis untuk Keluarga di Segala Suasana

Morning Hectic Kehebohan rutin setiap pagi, -kecuali weekend -, rasanya hampir serupa untuk working mom tanpa asisten yang stay di rumah kayak aku. Apalagi kalau bukan seputar menyiapkan bekal untuk sarapan dan makan siang anak-anak,  plus bekal untuk aku dan suami karena kami juga berangkat kerja. Sesekali aku memang membawa bekal untuk makan siang di kantor.  Yang paling wajib adalah menyiapkan bekal untuk sarapan dan makan siang Ka Alin dan Ka Zaha. Sejak SMP, Dek Paksi menyempatkan sarapan di rumah lalu dibekali makanan ringan saja. Jadilah pagi hari harus jadi waktu yang efektif dan efisien untuk menyelesaikan tugas negara tersebut. Jujur lumayan PR memikirkan bekal dan menu apa yang harus disiapkan setiap paginya.  Bukan apa-apa karena bekal untuk Ka Alin dan Ka Zaha tuh wajib lengkap sih isinya. Secara mereka berdua berangkat pagi dan tidak sempat sarapan pagi di rumah, artinya sarapannya juga disiapkan di paket bekal yang mereka bawa. Mereka juga pulang petang, ...