Bisnis MLM memang bisnis impian, bisnis yg memposisikan mimpi di
tempat yg sangat penting, mimpilah salah satunya yang menggerakkan
mereka yang sukses di bisnis ini..
Dan saya kok percaya akan kekuatan mimpi, impian …jadi tidak heran
klo mrk yang sukses di bisnis ini adalah mereka yang berani bermimpi dan
meperjuangkan mimpinya itu…
Hmmm, sy sudah punya impian dan target, iyahhh sy harus segera
DIAMOND, supaya bisa segera resign/pensiun dini dan bs fokus sama
anak-anak…bisa lebih sering berada bersama-sama mereka saat mereka
butuh saya untuk berbagi segala hal…
Hmm awalnya saya ragu…apa bisa phi?DIAMOND dengan setumpuk kesibukan
kantor yang sangat demanding, bahkan dari 5 hari seminggu saya masih
harus meninggalkan anak2 karena harus mengikuiti rapat-rapat baik di
dalam maupun di luar kota, tidak jarang akhir minggupun, saya harus
saya relakan waktu kumpul dengan anak2 karena tugas kantor…TAPI SEMAKIN
HARI, Semakin saya sering keluar kota, atau rapat dan menghabiskan waktu
tanpa anak2 semakin saya yakin bahwa SAYA BISA dan HARUS BISA SEGERA
DIAMOND agar saya bisa mewujudkan mimpi saya.
Sekarang setiap saat batin saya berada dalam dilema antara tugas
kantor dan anak-anak di rumah, setiap saat itulah saya yakinkan hati
saya, saya harus bisa dan pasti bisa DIAMOND…Selalu saya ingat dalam
hati…agar jadi ketetapan di hati…insyaAllah…Bismillah,
Sebagai afirmasi, saya juga menyimpan poto Honda CRV…ini kok jadi
cocok sekali dengan mimpi saya sebelumnya, wanna drive my OWN car…dan
InsyaAllah that car will be belong to me, as a Diamond…amiiiin ya
rabbal ‘alamiiin.
Mungkin bagi sebagian orang hal tersebut dianggap aneh, bahkan mereka
yang sinis menganggap hal-hal seperti ini sebagai sesuatu lelucon n
mimpi2 belaka…
Tapi saya sdh membuktikan kekuatan impian, if one of my dreams has came true, I believe another is possible…
Iya saya pernah punya impian, yang pada saat itu mungkin bahkan bagi
sebagian orang bakal hanya jd mimpi saya, mimpi di siang bolong… saya,
murid di sekolah kampung, pingin bisa sekolah di luar negeri… dan yang
saya tahu cuma bahwa caranya adalah dengan Beasiswa…hmm dengan bahasa
inggris saya yg pas-pasan?…saya tidak pernah ikut kursus bahasa
inggris..walopun nilai bahasa inggris saya di antara teman2 sekolah
paling menonjol, tapi apalah, sekolah saya cuma sekolah kampung…
Tapi saat itu saya menanamkan keyakinan bahwa suatu hari saya pasti
bisa mendapat beasiswa ke luar negeri..pasti!!! entah bagaimana caranya.
Saya begitu membanggakan kamus bahasa inggris John Eschol’s (hmm sy sdh
lupa ejaannya), yang dihadiahkan seorang senior saya yg kuliah di
Jakarta…
Saat saya memasuki masa kuliah di Jakarta (impian itu makin subur, sy
bahkan menyimpan postcard bergambar keju, bunga tulip dan kincir angin,
dari kakak senior di kampus yang mendapatkan kesempatan mengikuti
fellowship di Belanda, selalu saya simpan postcard itu menjadi pembatas
buku2 yang saya baca.
Semua masih menjadi mimpi sampai saya selesai kuliah S1. Karena
keinginan utk mengupgrade bahasa inggris saya dengan mengikuti kursus di
lembaga pendidikan khusus, tidak mampu sy penuhi, karena honor saya
mengajar (saat kuliah, sy sudah mulai mengajar) dan uang beasiswa (terus
terang sy mmg pemburu beasiswa, tanpa beasiswa sy mungkin tdk bisa
melanjutkan sekolah smp selesai) yg sy sisihkan Cuma mampu membiayai
saya kursus smp level intermediary..tdk smp selesai…tidak ada dana…
Tapi setelah lulus kuliah, sambil mencari lowongan kerja tetap dan
mecari info2 beasiswa, saya tetep menyimpan mimpi saya..semakin hari
semakin muncul keberaian dan semakin sy berusaha utk
menggapainya..beberapa kali mengikuti seleksi, beberapa kali gagal,
bahkan smp tahap akhir/interview…
Dan akhirnya, pada saat yang sudah Tuhan tentukan, kesempatan itu
datang, justru bukan pada saat sy ikut seleksi, rupanya pada seleksi
akhir beasiswa yg saya ikuti kualifikasi sy sdh memenuhi standar n
persyaratan tp “jatah” yang terbatas, membuat saya tidak lolos
terseleksi…dan saat kesempatan dibuka, saya langsung dipanggil untuk
mengikuti training persiapan bahasa n bisa langsung berangkat tanpa
proses seleksi dari awal…sungguh saya tidak menduga “min haitsu laa
yahtasib…”
Semua indah pada waktunya….
Saya bisa sekolah di luar negeri meski bukan di Belanda, bisa
mengajak suami n melahirkan anak di Melbourne…dan alhamdulillah dengan
sedikit tabungan saya dan adik saya (yang tidak lama setelah sy
berangkat ke Australia juga mendapat beasiswa ke UK) bisa
mempergihajikan ibu kami…alhamdulillah...
Memang salah satu impian saya utk membahagiakan mereka adalah
mempergihajikan mereka, almarhum ayah saya belum sempat sy bahagiakan,
tp alhamdulillah…sy bisa berkesempatan mewujudkan impian ibu saya…
Saya pun menggantungkan Impian saya di bisnis ini, melihat mereka yg
sudah sukses dan bs memenuhi impian mereka, belajar dr pengalaman impian
saya…
Saya berteguh hati n percaya, suatu hari impian saya akan nyata…dengan BEKERJA, BERGERAK N BERDOA…
Sudah saya susun target2 saya, jangka pendek n jangka panjang..
InsyaAllah…ada jalan..amiiin (semesta mendukung…)
Ini impian saya, apa impian anda?
Kita kejar bersama2 yuuuk supaya lebih berkah….
Comments
Post a Comment
Terimakasih sudah silaturahim, silahkan meninggalkan jejak di sini. Comment yang masuk saya moderasi terlebih dahulu ya. Mohon tidak meninggalkan link hidup.