Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2014

Tak Sengaja, Mengenal Nyonya BESAR

Hi Nyah, Salam kenal Nyah, waduh kok ini jaringan inet saya gak bersahabat sih... jadi agak susah mau membuka -who I am- nya, hiks penasaran seberapa besar si Nyonya inih.. :P Ahaaa, tak sebesar yang saya bayangkan hihihi...(jujur saya langsung kebayang es potong dengan nama yang sama hehe, pavorit pisan rasa ketan item *ngencesss). Nyah, saya mau dung hadiah GA-nya, ituuh si kupu-kupu ungu *nyengirkuda. Enggak Nyah, saya cuma becanda kok soal hadiah itu walaupun kalau jadinya memang rejeki saya, siapa sih yang mau nolak hehehe, tapi bukan tujuan utama saya ikutan GA ini (lagian kepedean banget bakal menang yaa). Saya beneran ikutan GA ini (seperti GA lainnya), tujuan utamanya supaya mau rajin ngeblog, rajin ketak-ketik di blog saya, plus (beneran ini nilai plus yang saya harapkan) nambah teman dan silaturahmi. Maklum Nyah saya masih baru belakangan ini aktif di dunia per-blog-an, dulu selain blognya sepi postingan juga saya sangat tidak gaul hehehe... *berasamakhluka...

Bersahabat dengan Lingkungan, Berpikir Besar, Mulai dari yang Kecil, Bertindak Sekarang !!!

Sebesar apa kepedulian kita terhadap lingkungan ? Sebelum muncul rasa peduli, pastinya ada suatu kesadaran yang mendasarinya, kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Kesadaran ini yang kemudian menjadi suatu motivasi yang menggerakkan kita untuk mewujudkannya dalam sikap dan tindak laku. Kesadaran harus ditumbuhkan melalui suatu proses pembiasaan yang kemudian menjadi kebiasaan dan akhirnya menjadi pola pikir "mind set" kita. Pernah menonton sebuah film hollywood, berjudul Waterworld? Dalam film yang diperankan sekaligus disutradarai oleh aktor kawakan Kevin Costner tersebut menggambarkan bagaimana ketika dunia sudah dipenuhi oleh air, tidak disebutkan waktu yang pasti namun diperkirakan setting ini terjadi di tahun 2500 Masehi. Memang tidak diceritakan bagaimana proses dimana sebagian besar permukaan bumi dipenuhi oleh lautan air. Logika awam saya menebak telah terjadi suatu perubahan iklim global yang menyebabkan seluruh pegunungan es di belahan dunia menca...

Nyetatus: To Express How Grateful I am, instead of Narcissisme

Nyetatus buat saya? iya salah satunya buat menyampaikan apa yang dirasa dan dipikir... sekaligus mengajari diri atas peristiwa yang kita alami.. .Mereka yang sering membagi status yang sifatnya agak pribadi, dianggap sebagai bentuk Narsisme... to some extent, saya setujuuh apalagi klo rada-rada lebay geituuh.. tapi yaaah manusiawilah yaaa...#akurapopo hahaha... gak nyambung. Terkadang sebetulnya dibalik narsisme itu ada "sesuatu" yang ingin dibagikan kepada orang lain, seperti kebahagiaan atau rasa syukur... yang secara tidak langsung kemudian menjadi pengingat bagi yang lain, bahwa dalam banyak hal yang kita anggap sebagai hal sederhana dan lumrah, ada nikmat Tuhan yang tak ternilai, sesuatu itu yang kadang kita sebut sebagai bahagia dan harus kita bayar dengan sesuatu yang kita sebut rasa syukur. Jadi yaah, ada ungkapan rasa suka cita dibalik narsisme hahaha....*pasang kacamata positive Hmm saya (kalo menurut kacamata saya sendiri :P) kayaknya termasuk yang ama...

Buta Politik, Jangan....!!!!

“The worst illiterate is the political illiterate, he doesn’t hear, doesn’t speak, nor participates in the political events. He doesn’t know the cost of life, the price of the bean, of the fish, of the flour, of the rent, of the shoes and of the medicine, all depends on political decisions. The political illiterate is so stupid that he is proud and swells his chest saying that he hates politics. The imbecile doesn’t know that, from his political ignorance is born the prostitute, the abandoned child, and the worst thieves of all, the bad politician, corrupted and flunky of the national and multinational companies.” "Buta yang terburuk adalah buta politik, dia tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahwa biaya hidup, harga kacang, harga ikan, harga tepung, biaya sewa, harga sepatu dan obat, semua tergantung pada keputusan politik. Orang yang buta politik begitu bodoh sehingga ia bangga dan membusung...

Menikmati Hijau di Hutan Kota 2 BSD

  "Sesuatu itu terasa berarti ketika sulit ditemukan. Tak ada kata terlambat. Mari hijaukan bumi, lindungi air, birukan langit ..." Mencari tempat yang teduh dan lapang di mana anak-anak bisa berlair-lari dan bermain sepuasnya. ini salah satu agenda weekend favorit kami, sebutlah Kebun Raya Bogor (waaah yang ini kok malah belum pernah buat reportasenya yaa, padahal sering banget ke sana, meski cuma pasang tenda bocah-bocah, gelar tiker, buka bekel dan membiarkan para kruclis berlarian sepuasnya), Taman Mini atau  Hutan/Taman Kota 1 BSD. Untuk yang di Taman Kota 1 BSD sudah pernah dibuat tulisannya, di sini yaa.  Penasaran deh karena sudah beberapa kali cuma sekedar melewati tempat ini tapi belum pernah masuk dan melihat sendiri bagaimana sih Hutan Kota yang katanya tiga kali lebih luas dari Hutan Kota yang sebelumnya. Sebagian orang mengenalnya sebagai Taman Tekno, karena letaknya memang di Jl. Tekno Widya, Taman Tekno. Sabtu kemarin kami ke san...

[ Wordless Wednesday ] Beach, Twilight, Sunset and Love

Really do miss the beach, the sunset, the wind, the sand, the twilight, the dusk, the gals, the boyz ... and the happiness Senja,  Padamu kuserahkan beban hariku ... Simpulkan senyumku untuk cinta hari ini Tenangkan jiwaku atas kisah hari ini Peluk aku dan biarkan ku melepaskan diri dalam jinggamu Indrayanti Beach, December 2013 ...

Pertambangan dan Kelestarian Lingkungan

Saat mendengar kata "tambang" atau "pertambangan", apa sih yang terlintas di benak kita?? ini ... sumber gambar: Google Earth

[ Book Review ] Assalamu'alaikum Beijing

Judul: Assalamuálaikum, Beijing! Penulis: Asma Nadia Penerbit: Noura Books PT Mizan Publika Halaman: 354 halaman Kategori: fiksi Indonesia Tahun terbit: 2013 Penyunting Ahli: dr. Lukman Penyelaras Aksara: Fakhri Fauzi Penata aksara: Nurul M. Janna Perancang Sampul:  Tuarzuan AFC Pada bagian awal buku ini sampai setengah bagiannya pembaca akan dibawa pada dua kisah yang mungkin mengarah pada suatu pertanyaan, apa dan dimana hubungan dari dua kisah tersebut sehingga menjadi suatu rangkaian cerita dalam buku ini. "Cinta adalah kegembiraan yang tersisa , jika nanti suatu pagi, tak lagi senyummu menyapa seperti biasa dan hanya bisa kutemukan dalam mimpi" (Canserrat, El Burc) Kisah pertama adalah kisah cinta sepasang kekasih yang memiliki hubungan yang sungguh ideal selama 4 tahun. Ada sosok Dewa lelaki berwajah tampan, cerdas dan "laki-laki" dan Ra, seorang gadis manis dengan mata indah yang cerdas, berkharisma dengan kepr...

[ Movie Review ] Surga Kecil di Bondowoso

Film ini merupakan film dokumenter pendek yang dibuat oleh Nia Dinata sebagai bagian dari kampanye global MenCare+   dengan tema kesetaraan gender. Film ini menceritakan sosok ustadz muda asal Madura yang bermukim dan berbakti sebagai seorang guru agama di Bondowoso. Sosok ustadz muda Mohammad Nur salim yang tampak sangat sederhana penampilannya di lingkungan yang juga sederhana namun ternyata menganut nilai-nilai progresif, khususnya mengenai kesetaraan perempuan dalam perannya di lingkungan sosial dan keluarga. Nilai-nilai tak hanya disampaikan dalam ceramah-ceramahnya tetapi dipraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari.  Semua dikerjakan dengan penuh kesadaran dan kecintaan, tidak terlihat ada keterpaksaan. Nilai-nilai tersebut yang dirasakannya tak ditemukan di dalam kultur di mana dia dibesarkan, Madura yakni nilai penghormatan terhadap perempuan. Nilai ini didapat sang ustadz dari Kiyai (gurunya) di Pondok Pesantren di mana dia menimba ilmu. Nilai yang kemudian d...

#SaveCiremai VS #HebohCiremai dan RUU tentang Panas Bumi

Gunung Ciremai dilihat dari Persawahan Belakang Rumah Orangtua Sebagian besar dari kita mungkin sudah mendengar tentang heboh isu "Gunung Ciremai dijual kepada PT Chevron". Saya sendiri mendapatkan broadcast dengan hashtag #SaveCiremai tersebut. Selengkapnya berikut saya kutip: