Kumpul tak sekedar kumpul tentunya. Kemarin kami menghadiri sebuah talk show yang sekaligus launching dari produk suplemen makanan untuk anak-anak. Dalam acara talk show ini hadir beberapa pakar kesehatan dan perwakilan dari PT Mega Pharmaniaga produsen dari Citrex Upin Ipin. Para narasumber yakni Dr Diana F Suganda, Psikolog Kasandra Putranto, dan Bapak Wan Syurya Tri membincangkan masalah nutrisi dan tumbuh kembang anak. Tema ini terutama dikaitkan dengan semangat baru tahun ajaran baru. Anak-anak mulai memasuki aktivitas belajar mereka di sisi lain kondisi cuaca yang ekstrim menjadi tantangan untuk mereka.
![]() |
Para nara sumber, hadir juga pengisi suara tokoh Opa dan Datuk Dalang di Film Upin Ipin. Credit: Mba Isnuansa Maharani |
Semua narasumber sepakat bahwa kecukupan nutrisi sangat penting bagi tumbuh kembang anak-anak, terutama usia balita dan usia sekolah. Termasuk tumbuh kembang otak mereka lho. Kecukupan nutrisi juga sangat penting menjaga daya tahan tubuh anak. Terlebih menghadapi musim pancaroba seperti belakangan ini. Kadang hujan, tiba-tiba panas, tak lama hujan lagi. Waah bener-bener penting nih stamina anak-anak terjaga dengan baik.
Kecukupan nutrisi tentunya berpengaruh pada kesehatan tubuh anak juga. Tanpa tubuh yang sehat, anak tidak mungkin tumbuh dengan perkembangan fisik dan mental yang baik. Kurangnya asupan nutrisi menyebabkan gangguan, pertumbuhan otak, fisik, bahkan kognitifnya. Prestasi anak di sekolah sebanding dengan supan nutrisi atau dietnya.
Kecukupan nutrisi sebaiknya dipenuhi dari makanan yang mereka asup. Nah ini PR untuk semua Ibu nih. Gimana supaya makanan yang diasup anak-anak, benar-benar sehat dan memenuhi kebutuhan nutrisi mereka dan diberikan secara berimbang sesuai kebutuhan gizi anak. Bukan sekedar makan
.
Baca Juga: Makan Sehat untuk Hidup Sehat
Kecukupan nutrisi tentunya berpengaruh pada kesehatan tubuh anak juga. Tanpa tubuh yang sehat, anak tidak mungkin tumbuh dengan perkembangan fisik dan mental yang baik. Kurangnya asupan nutrisi menyebabkan gangguan, pertumbuhan otak, fisik, bahkan kognitifnya. Prestasi anak di sekolah sebanding dengan supan nutrisi atau dietnya.
Kecukupan nutrisi sebaiknya dipenuhi dari makanan yang mereka asup. Nah ini PR untuk semua Ibu nih. Gimana supaya makanan yang diasup anak-anak, benar-benar sehat dan memenuhi kebutuhan nutrisi mereka dan diberikan secara berimbang sesuai kebutuhan gizi anak. Bukan sekedar makan
.
Baca Juga: Makan Sehat untuk Hidup Sehat
Susah-susah gampang sih menurut saya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi yang berimbang ini. Kebanyakan para Ibu menghadapi kesulitan memberikan asupan sayur dan buah untuk anak-anak mereka. Kalau saya justru alhamdulillah sudah bisa mengatasi masalah ini. Untuk ukuran anak-anak seusia mereka, anak-anak saya terhitung suka makan sayuran dan buah. Prinsipnya children see, children do. Anak-anak meniru dan melakukan apa yang kita (orangtua dan lingkungannya) lakukan.
Itulah mengapa akhirnya Trio Krucils saya Alinga, Zaha, dan Paksi terhitung suka makan sayuran bahkan mulai menyukai menyantapnya secara raw/mentah. Iya, ngikutin saya dan ayahnya yang setahun terakhir ini menjalani food combining. Salah satunya dengan memperbanyak porsi buah dan sayuran segar dalam pola makan kami sehari-hari.
Awalnya saya suruh icip-icip, lama-lama mereka membuktikan sendiri bahwa sayuran itu enak, manis, dan segar. Sekarang mereka tidak menolak lagi dengan beragam sayuran yang kami sajikan. Asal kita konsisten menyediakannya dan menyontohkan, mereka lama-lama suka dan terbiasa.
Trus aman dan lancar jaya kah soal asupan nutrisi sehat buat anak-anak ini? Gak juga, meski mereka sekarang sudah tidak lagi picky eater, *dulu ada masanya mereka pilih-pilih makanan lho, tapi namanya anak-anak kadang moody-an juga. Bahkan mereka suka menolak makan nasi. Awalnya saya kekeuh mereka harus makan nasi. Tapi kemudian saya coba alternatif sumber karbohidrat lain seperti kentang atau umbi-umbian lain. Karena anak-anak moody-an, kita harus kenali betul apa kesukaan dan kecenderungan mereka terhadap jenis sayuran dan buah. Tidak harus monoton tapi setidaknya membantu membuat variasi menu.
Ka Zaha misalnya hanya mau mengasup buah yang dia suka, kalau bukan buah kesukaannya dia ogah-ogahan. Meskipun kalau disodorkan sayuran, terutama rebusan daun singkong makannya pasti makin bersemangat.
Kalau ka Alinga justru pilih-pilih di jenis sayuran, paling favorit mentimun, kangkung, dan bayam kalau sayuran berwarna seperti wortel dan tomat malah kurang suka. Dek Paksi malah gak pilih-pilih. Sayuran dan buah apapun suka, asal moodnya lagi bagus. Bahkan Dek Paksi sering saya ajak sarapan buah dan dia menikmatinya. Konsumsi buah dan sayur membantu lancarnya proses pencernaan dan mencegah konstipasi pada abak-anak juga lho.
Makanya pilihan buah yang saya stock di rumah biasanya mewakili kesukaan ketiga anak saya nih. Kadang melon atau nanas, lain waktu pisang atau semangka, paling sering sih pepaya. Kalau lagi musim buah tertentu malah lebih seru. Seperti sekarang nih sedang musim mangga kan ya? Sayuran juga saya cenderung menyiapkan yang memang kesukaan mereka bertiga dan saya buat bergiliran/tidak monoton.
Nah untuk para Ibu yang menghadapi anak yang sulit mengasup sayuran dan buah atau picky eater, narasumber kemarin menyarankan untuk sering-sering berkreasi dengan berbagai menu anak dengan menggunakan sayuran dan buah. Kreasi ini akan menarik minat anak untuk mencoba. Selain itu kombinasikan dengan makanan kesukaan mereka. Jadi tambahkan sayuran dan buah sebagai variasi dalam makanan yang mereka sukai.
Jika merasa perlu, Ibu dapat menambahkan suplemen makanan untuk anak-anak. Jadi yang paling utama memang memenuhi kebutuhan gizi penting lewat makanan mereka. Hanya jika dibutuhkan kita bisa menambahkan suplemen makanan. Namanya juga suplemen ya. Kalau kita cek di KBBI suplemen diartikan sebagai "(sesuatu) yang ditambahkan untuk melengkapi"; "tambahan". Jadi jangan mengandalkan suplemen ya, karena fungsi suplemen adalah sebagai tambahan.
Sayuran dan buah-buahan merupakan zat gizi penting bagi pertumbuhan anak-anak karena fungsinya yang penting. Vitamin C dan B Complex merupakan vitamin yang berperan penting dalam proses metabolisme tubuh. Kebutuhan tubuhpun sifatnya berulang dan harian mengingat ketidakmampuan tubuh memproduksi dan menyimpan kedua jenis vitamin tersebut dalam tubuh sedangkan sifat keduanya adalah larut dalam air.
Vitamin C bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah dan membantu penyembuhan dari common cold, batuk dan flu, serta mempercepat proses penyembuhan luka. Vitamin C juga mengandung antioksidan penangkal radikal bebas, sebagai agen pembentukan kolagen pada anak, dan agen penutrisi kulit pada masa pertumbuhan, melembabkan dan mencerahkan kulit anak-anak.
Sedangkan Vitamin B Complex tidak kalah penting manfaatnya bagi tumbuh kembang anak-anak. Vitamin B Complex membantu pertumbuhan normal anak-anak, memperbaiki selera makan, menjaga anak tetap sehat dan berenergi, membantu tubuh dalam metabolisme protein, karbohidrat, dan lemak, serta penyerapannya. Selain itu juga membantu dalam pembentukan sel darah merah pada masa pertumbuhan anak-anak dan mencegah resiko terjadinya anemia.
Kedua zat gizi inilah yang terkandung dalam produk suplemen yang baru saja diluncurkan kemarin. Namanya Citrex Upin Ipin. Sengaja menjadikan icon anak kembar yang aktif dan pintar ini karena karakter bocah kembar ini mewakili profil anak yang sehat, ceria, aktif, dan cerdas. Anak-anak mana sih yang tidak suka dengan si kembar dari negeri jiran ini? Semua suka! betul, betul, betul!
Citrex Vitamin C berbentuk tablet kunyah/hisap ada dua varian rasa orange dan blackcurrant. Paksi mencoba yang rasa anggur. "Hmm rasanya asam-asam manis bu, seger". Untuk Citrex Vitamin B Complex dengan varian rasa coklat yang disukai anak-anak. Oh iya, sangat penting untuk memperhatikan dosis dari suplemen yang kita berikan. Jangan sampai melebihi dosis. Untuk Citrex Upin-Ipin ini cukup dikonsumsi satu kali satu hari, setelah makan untuk usia 6 -12 tahun.
Hmm rasanya kita semua rasanya sepakat ya bahwa kecukupan asupan nutrisi penting untuk tumbuh kembang anak. Jika dirasa perlu kita dapat memberikan tambahan berupa suplemen. Jangan lupa pastikan kandungan dan keamanannya yaa. Plus perhatikan juga dosisnya ya. Salam sehat!
Vitamin rasa cokelat, pasti kakak suka nih, apalagi suka susah makan sayur :)
ReplyDeletekalau rasa coklat maah hampir semua anak suka nih yaa
DeleteSaluut dengan mba Ophie yang bisa menjalankan raw food. Aku belum sanggup. Kalau sayuran sudah doyan. Moga bisa ngikut jejak jejak (ehem) mba Ophie. Hihii
ReplyDeletemungkin krn saya orang sunda mba..daun2an semua suka asal bukan daun pintu aja haha
DeletePaksi itu usianya berapa tahun ya mba?
ReplyDeleteFathan 3 tahun, picky eater, klo makan sayur maunya kangkung doank 😅
klo dicampur dg makanan kesukaannya malah dipretelin sayurnya, hadeuh...
5 tahun say..alhamdul8illah suka sayur dan buah krn dibiasain dr kecil
DeleteKaka Zaha sama sama aku euy suka makan rebusan singkong. Dulu aku malah sering dikatain kayak kambing soalnya kalo makan Padang, rebusan daun singkongnya sampai nutupin nasi, hihi.
ReplyDeletehahaha toss lah atue..zaha mah memang demen banget tuuh daun singkong
DeleteHuwa hebat mba udah nerapin FC ke anak-anaknya. Aku aja FC nya lagi istirahat.
ReplyDeleteWah seru ya KEB sering ngadain event ya? mau ikutan KEB deh :D
ayoo ikutan mbaa biar sering2 ketemu kita
DeleteSetuju, suplemen itu tambahan, bukan yang utama... Kalau masih bisa dikasih sayur dan buah, utamakan yang itu...
ReplyDeletetoss ah mbak
DeleteAnak aku juga susah makan sayur nih maaaak. Nanti mau cobain vitamin ini aaaahh. makasi infonya mak Ophi <3
ReplyDeletesama2 Dian
DeleteAsyik banget ya Mak bisa kopdaran begitu, plus nambah ilmu lagi yak, :)
ReplyDeleteiya alhamdulillaah
Deletevitamin rasa coklat kayanya seru juga nih, biasanya selalu yg warna warni gonjreng ya.. Shidqi dan Selma pasti suka
ReplyDeleteiya mba..baru ada yaa yg coklat kayak gini
DeleteBisa ketemu mba Ophi, wuihh senengnya,
ReplyDeleteyap saya juga sepakat perlu nutrisi yang cukup untuk tumbuh kembang anak yang optimaal
akupun seneng bs ketemu babam hehe...
DeleteEnak ya mba anak2nya udah mulai suka sayuran dan buah. Saya diskusi jg sama suami mungkin anak-anak memang perlu yg namanya pembiasaan. Sbg orang tua juga jangan terlalu permisif, misal anak menolak sayuran dan buah langsung dikasih yang mudah aja seperti makanan2 fast food. Tapi ya itu butuh perjuangan hihi. Semoga sedikit2 saya jg bisa mengondisikan seperti itu. Mungkin saat ini masih perlu dibantu dulu sama suplemen untuk menjamin kecukupan gizi n nutrisinya
ReplyDeletepastinya memang yg paling penting pembiasaan dan contoh. anak2 bakal niru kok mba klo ortunya konsisten
DeleteKesulitan memberi asupan seimbang ke anak memang masalah semua ortu ya. Kalaupun anaknya doyan makan, kekhawatiran ttp ada. Hadirnya multifitamin tambahan membantu ortu menjadi tenang deh
ReplyDeleteiya mba ada masa2 anak susah mamam dan kita harus bs siasati
Deletenutrisi itu ngaruh banget ke tumbang ya mak, makanya ortu harus betul-betul merhatiin
ReplyDeletebener mbaa... kuncinya ada di asupan nutrisi
DeleteKopdar yang bermanfaat ya mba... Emang nutrisi itu sangat berpengaruh bagi tumbuh kembang anak... TFS ya mba
ReplyDeletebetul mbaa, sama2 makasih sdh mampir
DeleteTiap kali makan sayur aku memang usahain didepan anak2, sekarang sih dicuekin sama mereka tapi moga-moga next kebiasaan makan sehatku ditiru ama mereka..
ReplyDeleteYes, children see, children do. Kalau anak mau sehat, orang tua memberi contoh hidup sehat.
ReplyDeleteKemasannya menarik. Anak-anak kayaknya suka neh :)
ReplyDeleteSering amati sekitar, memang sesekali anak susah makan ya mba, jadi mungkin disinilah dibutuhkan vitamin sebagai suplemen.
ReplyDeleteTulisannya keren, panjang dan detail
Alhamdulillah neh mba, kalau Dimas semenjak sunat udah ga susah makan lagi, dia makan sayur dan buahnya juga pinter. Kemarin dapat suplemen ini senang banget.
ReplyDeleteAhh saya ngak ketemu mbak ophi hihihi tapi memang acaranya keren banget ya mbak bisa ketemuan dengan banyak emak blogger.
ReplyDeleteAnak2 hrs tetap diberi suplemen makanan ya, karena untuk menunjang kesehatannya
ReplyDeleteSaya kangen ngumpul2 blogger hehehe.
ReplyDeleteWah, anaknya mulai belajar food combining juga ya?
suplemen untuk anak memang sangat penting untuk kesehatan
ReplyDeleteyang bagus itu makanan yang mengandung banyak gizi, 4 sehat, 5 sempurna.
ReplyDeletekeren ihh reportasenya,,,mbak ohii emang top deh
ReplyDeletejd inget masa kecil, dlu pasti dikasih suplemen sama ibuk, soalnya aku susah makan, lupa merknya apa
ReplyDeletebtw catet dlu deh citrex, masuk list kebutuhan si ken kalau sdh sd nanti
tengkiu mbk ophi
Anak-anak pasti lebih suka kalau ada gambar kartun yang dia suka pada kemasan suplemen makanan nya itu
ReplyDeleteBetul jangan lupa perhatikan dosis. Jangan malah dicemilin kayak permen ehehehe
ReplyDeleteAsupan nutrisi yang seimbang perlu banget ya mak apalagi pas cuaca ekstrim seperti sekarang. Mudah-mudahan Citrex Upin Ipin bisa membantu nih...
ReplyDeleteWaah keren mbak Ophi masih konsisten FC. Aku baru memulai nih. Start dr sarapan buah dulu sih.
ReplyDeletewuih kakak pinter2 ya mb
ReplyDeleteberarti dari orang tuanya dulu ya yang nyontohin...
Jadi ibu harus pinter2 mengkreasikan makanan ya supaya anak mau makan sayur
ReplyDeletehani anak saya sukanya sayur sup saja dan bayam... bagus juga nih suplemen semoga suka. saya suka...saya suka...
ReplyDeleteanakku suka banget sama upin upin, pasti dia baklan semangat nih kalo saya kasih :)
ReplyDeleteBener mak..susah2 gampang memang utk bikin anak semangat makan trs..untung skrg udh ada citrex upin ipin ini yaa mak
ReplyDeletecitrex ini bisa dibeli di mana aja mba ophi? kebetulan si bungsu lagi perlu vitamin tambahan dan dia juga suka tokoh upin ipin :)
ReplyDeletemantap nih, bisa dicoba untuk anak di rumah, semoga kesehatannya selalu terjaga..makasih ya bu :-)
ReplyDeletenih nih bunda NUTRISI yang harus diberikan ke anak :)
ReplyDelete